ARYABHATT(476 SM)
PAKAR ASTRONOMI AND MATHEMATIKA
Aryabhatt lahir pada 476 Sebelum Masehi di Kusumpur. Beliaulah yang
menjelajahi batas - batas matematika dan astronomi. Pada 499 SM, pada
saat beliau berusia 23 tahun, beliau menulis teks tentang astronomi dan
risalat non - paralel dalam matematika berjudul "Aryabhatiyam." Beliau
merumuskan proses kalkulasi pergerakan planet - planet dan saat - saat
gerhana. Aryabhatt adalah yang pertama kali memproklamirkan bahwa bumi
berbentuk bundar, berputar pada sumbunya, mengitari matahari - 1000
tahun sebelum Copernicus mempublikasikan teori heliosentris.
Beliau juga dikenal karena menghitung p (phi) hingga empat digit di
belakang koma: 3,1416 dan juga membuat tabel trigonometri. Beratus -
ratus tahun kemudian, pada tahun 825 M, matematikawan Arab, Mohammed
Ibna Musa mengamini bahwa nilai phi diambil dari India, "Nilai ini telah
diberikan oleh Hindu." Dan yang terpenting, kontribusinya yang paling
spektakuler adalah konsep angka nol, yang tanpanya tak mungkin ada
teknologi komputer moderen seperti sekarang ini. Aryabhatt adalah Sang
Virtuoso dalam bidang matematika.
BHASKARACHARYA II (1114-1183 MASEHI)
SANG JENIUS ALJABAR
Bhaskaracharya lahir di desa bernama Vijjadit (Jalgaon) di Maharastra.
Karya - karyanya meliputi Aljabar, Aritmetika dan Geometri, bidang ilmu
yang membuatnya kemasyuran dan keabadian. Karya matematikanya diberi
judul "Lilavati" dan "Bijaganita" dan dipandang sebagai karya yang tak
tertandingi dan fenomenal karena menunjukkan kecerdasannya yang luar -
biasa. Karena itulah, tidak mengherankan jika karya - karyanya itu telah
diterjemahkan ke dalam banyak bahasa - bahasa dunia.
Dalam salah satu risalahnya, "Siddhant Shiromani" dia menuliskan posisi
planet, gerhana, kosmografi teknik matematika dan perlengkapan -
perlengkapan astronomi. Dalam "Surya Siddhant" dia membuat sebuah
catatan tentang gaya gravitasi: "Benda - benda terjatuh ke bumi
disebabkan oleh gaya tarik bumi. Oleh sebab itu, bumi, planet,
konstelasi, bulan, dan matahari tetap berada di dalam orbitnya
disebabkan oleh gaya tarik ini." Bhaskaracharya adalah orang pertama
yang menemukan teori gravitasi, 500 tahun sebelum Sir Isaac Newton. Dia
adalah jawara di antara para matematikawan pada masa abad pertengahan
India. Karya - karyanya membakar imajinasi ilmuwan - ilmuwan Persia dan
Eropa, yang melalui penelitian terhadap karya - karyanya mendapatkan
kemasyuran dan popularitas.
ACHARYA KANAD (600 SM)
PENEMU TEORI ATOM
Sebagai penemu "Vaisheshik Darshan"- salah satu dari enam folosofi dasar
India - Acharya Kanad adalah seorang jenius di bidang filosofi.Beliau
dipercaya terlahir di Prabhas Ksethra di dekat Dwarika di Gujarat.
Beliau adalah pionir di bidang realisme, hukum sebab - akibat dan teori
atom. Beliau mengklasifikasikan semua benda menjadi sembilan elemen,
yakni : bumi, air, cahaya, udara, ether, waktu, ruang, pikiran dan jiwa.
Beliau berkata,: Setiap benda ciptaan berasal dari atom - atom yang
pada gilirannya berhubungan satu dengan yang lainnya untuk kemudian
membentuk molekul." Pernyataannya mendahului John Dalton sekitar 2500
tahun berselang. Kanad juga menggambarkan dimensi dan pergerakan atom
dan reaksi kimianya dengan atom - atom lainnya. Sejarahwan terkenal,
T.N. Colebrook, pernah menyatakan, "Dibandingkan dengan para ilmuwan
Eropa, Kanad dan ilmuwan - ilmuwan India lainnya adalah para pakar
global dalam bidangnya."
NAGARJUNA (100 M)
SANG MASTER KIMIA
Terlahit di desa bernama Baluka, Madhya Pradesh, dia mendedikasikan
waktunya untuk melakukan penelitian selama 12 tahun, hingga menghasilkan
penemuan - penemuan luar biasa di bidang kimia dan metalurgi. Mahakarya
tertulis seperti "Ras Ratnakar," "Rashrudaya" dan "Rasendramangal"
adalah kontribusi fenomenalnya di bidang sains kimia. Saat alkemis
Inggris gagal dalam eksperimennya, Nagarjuna telah menemukan proses
kimia mentrasmutasi besi menjadi emas. Selain dikenal sebagai pengarang
buku - buku kedokteran seperti "Arogyamanjari" dan "Yogasar," dia juga
memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap pengobatan
kuratif. Karena kejeniusan dan ke"mahabisaan"nya ini, dia krmudian
dipercayakan menjadi Penasehat di universitas terkenal, University of
Nalanda, dan sampai saat ini masih tetap mengundang decak kagum ilmuwan
modern.
ACHARYA CHARAKA (600 BCE)
BAPAK KEDOKTERAN
Acharya Charaka telah dinobatkan sebagai Bapak Pengobatan. Karyanya yang
termasyur, "Charaka Samhita", dianggap sebagai ensiklopedinya Ayurveda.
Prinsip, diagnosis,dan penyembuhannya masih relevan karena mengandung
kebenaran ilmiah, bahkan setelah beratus - ratus tahun lamanya
berselang. Ketika sains anatomi dibingungkan oleh berbagai teori di
Eropa, Acharya Charaka menyingkap tabir melalui kejeniusannya yang tak
tertandingi itu fakta - fakta tentang anatomi manusia, embriologi,
farmakologi, sirkulasi darah dan berbagai macam penyakit, seperti
diabetes, tuberkulosis, penyakit jantung, dan lain - lain.
Dalam "Charaka Samhita" dia telah menjelaskan kualitas medis serta
fungsi dari 100.000 tanaman herbal. Dia telah pula menekankan pengaruh
diet dan aktivitas terhadap pikiran dan tubuh. Dia telah membuktikan
korelasi antara spiritualitas dan kesehatan fisik yang dikontribusikan
luas melalui diagnosis dan sains kuratif. Dia juga mengusulkan kode etis
bagi para praktisi pengobatan, dua abad sebelum dikumandangkannya
sumpah Hippokrates di bidang kedokteran. Melalui kejeniusan dan
intuisinya, Acharya Charak memberikan sudut - pandang yang sangat
menyeluruh bagi pembelajaran Ayurweda. Dia selamanya dikenang dalam
sejarah sebagai salah satu rsi-ilmuwan yang terbaik dan terhormat.
VARAHAMIHIRA (499-587 CE)
AHLI ASTROLOGI DAN ASTRONOMERA TERKENAL
Warahamihira adalah ahli astrologi dan astronomi yang merupakan salah
satu dari sembilan permata Raja Vikramaditya di Avanti (Ujjain). Buku
Warahamihira berjudul "Pancha Siddhanta" mendapatkan tempat yang sangat
terhormat di bidang astronomi. Dia mencatat bahwa bulan dan planet -
planet bersinar bukan atas sinarnya sendiri, melainkan karena
memantulkan cahaya matahari. Dalam bukunya yang lain, :"Bhurad Samhita"
dan "Bhurad Jatak," beliau menyingkap tabir cabang ilmu alam, seperti
geografi, konstelasi, sains, botani dan ilmu hewan. Dalam risalahnya
tentang botani, Varahamihira menyajikan penyembuhan atas berbagai macam
penyakit yang sering dialami oleh tanaman. Rsi- ilmuwan masih tetap
eksis melalui kontribusinya yang unik bagi sains astrologi dan
astronomi.
ACHARYA PATANJALI (200 SM)
BAPAK YOGA
Sains Yoga adalah salah satu dari sekian banyak kontribusi India bagi
dunia. Hakekat Yoga adalah pencarian Kenyataan Sejati melalui latihan
yang berkesinambungan. Acharya Patanjali, sang penemu, terlahir di Gonda
(Gonara), Uttar Pradesh. Beliau mengembangkan metode pengaturan prana
(nafas hidup) sebagai sarana mengendalikan badan, pikiran dan jiwa. Hal
ini memberi manfaat yang melimpah juga bagi kesehatan dan kebahagiaan di
dalam diri. ke-84 posisi yoga Patanjali dengan efektif meningkatkan
efisiensi sistem pernafasan, sirkulasi darah, sistem saraf, pencernaan ,
sistem endokrin dan banyak organ lainnya di dalam tubuh. Yoga memiliki
delapan tahapan dimana Acharya Patanjali menunjukkan cara mencapai
rahmat Tuhan yang tertinggi melalui disiplin yama, niyama, asana,
pranayama, pratyahara, dhyana dan dharana. Sains Yoga telah meraih
popularitas karena pendekatan dan manfatnya yang ilmiah. Yoga juga
menempati tempat terhormat sebagai salah satu dari enam sistem filosofi
di India. Acharya P
atanjali akan selamanya diingat dan dikenal sebagai seorang perintis
dalam bidang ilmu tentang disiplin - diri, kebahagiaan sejati dan
kesadaran - diri.
ACHARYA BHARADWAJA (800 SM)
PERINTIS TEKNOLOGI PENERBANGAN
Acharya Bharadwaja melewatkan masa hidupnya di kota bernama Prayaga dan
merupakan penggubah Ayurweda dan fisika mekanik. Beliau mengarang kitab
"Yantra Sarvasva" yang telah menyertakan juga penemuan luar biasa
tentang ilmu penerbangan, ilmu ruang angkasa dan mesin terbang. Beliau
telah menjelaskan tiga kategori mesin terbang:
1) Mesin terbang yang terbang di bumi dari satu tempat ke tempat lainnya.
2) Mesin terbang yang melintasi satu planet ke planet lainnya.
3) dan mesin terbang yang melintasi satu alam semesta ke alam semesta lainnya.
Beliau mendesain dan mendeskripsikan sesuatu yang bahkan hingga pada
masa sekarang pun masih tetap mencengangkan dunia penerbangan.
Kecemerlangannya dalam bidang teknologi penerbangan tercermin dari
teknik yang dijelaskan oleh beliau:
1.) Rahasia Tertinggi: Teknik untuk membuat mesin terbang agar tidak terlihat dengan penerapan hukum cahaya matahari dan udara.
2.) Rahasia Kehidupan: Teknik untuk membuat mesin angkasa menjadi terlihat melalui penerapan hukum listrik.
3.) Rahasia Spionase: Teknik rahasia untuk mendengarkan percakapan di pesawat lain.
4.) Rahasia Visual: Teknik untuk melihat apa yang terjadi di pesawat lain.
Melalui penemuan yang inovatif dan brilian ini, Acharya Bharadwaja telah dikenal sebagai perintis teknologi penrbangan.
ACHARYA KAPILA (3000 SM)
BAPAK KOSMOLOGI
Dikenal sebagai pendiri filsafat Sankya, Acarya Kapila dipercaya lahir
pada tahun 3000 SM dari hasil perkawinan orang suci Kardama dan Devhuti.
Beliau mempersembahkan kepada dunia apa yang dikenal dengan nama
Sekolah Pikiran Sankhya. Karyanya memberikan pencerahan dalam bidang
prinsip - prinsip Jiwa Tertinggi (Purusha). Materi mula (Prakrti) dan
penciptaan.
Konsepnya tentng transformasi energi dan penjabarannya yang luar biasa
tentang atma, anatma dan elemen halus dari kosmos menempatkan beliau ke
dalam posisi kelas elit Sang Master - tiada tertandingi oleh ahli
kosmologi manapun. Dalam penjabarannya, Prakrti terinspirasi oleh
Purusha, sehingga dikatakanlah bahwa Prakrti adalah ibu dari penciptaan
kosmis dan sumber dari segala energi. Layaklah kiranya bila dikatakan
bahwa Acarya Kapila mengkontribusikan babak baru bagi dunia kosmologi.
Karena observasi beliau yang ekstrasensorik dan penyingkapan tabir
rahasia penciptaan ini, beliau dikenal dan diberi penghargaan sebagai
Bapak Kosmologi.
PARA JENIUS PURBA DARI INDIA.... JAUH SEBELUM EINSTEIN DAN NEWTON .
ARYABHATT(476 SM)
PAKAR ASTRONOMI AND MATHEMATIKA
Aryabhatt lahir pada 476 Sebelum Masehi di Kusumpur. Beliaulah yang
menjelajahi batas - batas matematika dan astronomi. Pada 499 SM, pada
saat beliau berusia 23 tahun, beliau menulis teks tentang astronomi dan
risalat non - paralel dalam matematika berjudul "Aryabhatiyam." Beliau
merumuskan proses kalkulasi pergerakan planet - planet dan saat - saat
gerhana. Aryabhatt adalah yang pertama kali memproklamirkan bahwa bumi
berbentuk bundar, berputar pada sumbunya, mengitari matahari - 1000
tahun sebelum Copernicus mempublikasikan teori heliosentris.
Beliau juga dikenal karena menghitung p (phi) hingga empat digit di
belakang koma: 3,1416 dan juga membuat tabel trigonometri. Beratus -
ratus tahun kemudian, pada tahun 825 M, matematikawan Arab, Mohammed
Ibna Musa mengamini bahwa nilai phi diambil dari India, "Nilai ini telah
diberikan oleh Hindu." Dan yang terpenting, kontribusinya yang paling
spektakuler adalah konsep angka nol, yang tanpanya tak mungkin ada
teknologi komputer moderen seperti sekarang ini. Aryabhatt adalah Sang
Virtuoso dalam bidang matematika.
BHASKARACHARYA II (1114-1183 MASEHI)
SANG JENIUS ALJABAR
Bhaskaracharya lahir di desa bernama Vijjadit (Jalgaon) di Maharastra.
Karya - karyanya meliputi Aljabar, Aritmetika dan Geometri, bidang ilmu
yang membuatnya kemasyuran dan keabadian. Karya matematikanya diberi
judul "Lilavati" dan "Bijaganita" dan dipandang sebagai karya yang tak
tertandingi dan fenomenal karena menunjukkan kecerdasannya yang luar -
biasa. Karena itulah, tidak mengherankan jika karya - karyanya itu telah
diterjemahkan ke dalam banyak bahasa - bahasa dunia.
Dalam salah satu risalahnya, "Siddhant Shiromani" dia menuliskan posisi
planet, gerhana, kosmografi teknik matematika dan perlengkapan -
perlengkapan astronomi. Dalam "Surya Siddhant" dia membuat sebuah
catatan tentang gaya gravitasi: "Benda - benda terjatuh ke bumi
disebabkan oleh gaya tarik bumi. Oleh sebab itu, bumi, planet,
konstelasi, bulan, dan matahari tetap berada di dalam orbitnya
disebabkan oleh gaya tarik ini." Bhaskaracharya adalah orang pertama
yang menemukan teori gravitasi, 500 tahun sebelum Sir Isaac Newton. Dia
adalah jawara di antara para matematikawan pada masa abad pertengahan
India. Karya - karyanya membakar imajinasi ilmuwan - ilmuwan Persia dan
Eropa, yang melalui penelitian terhadap karya - karyanya mendapatkan
kemasyuran dan popularitas.
ACHARYA KANAD (600 SM)
PENEMU TEORI ATOM
Sebagai penemu "Vaisheshik Darshan"- salah satu dari enam folosofi dasar
India - Acharya Kanad adalah seorang jenius di bidang filosofi.Beliau
dipercaya terlahir di Prabhas Ksethra di dekat Dwarika di Gujarat.
Beliau adalah pionir di bidang realisme, hukum sebab - akibat dan teori
atom. Beliau mengklasifikasikan semua benda menjadi sembilan elemen,
yakni : bumi, air, cahaya, udara, ether, waktu, ruang, pikiran dan jiwa.
Beliau berkata,: Setiap benda ciptaan berasal dari atom - atom yang
pada gilirannya berhubungan satu dengan yang lainnya untuk kemudian
membentuk molekul." Pernyataannya mendahului John Dalton sekitar 2500
tahun berselang. Kanad juga menggambarkan dimensi dan pergerakan atom
dan reaksi kimianya dengan atom - atom lainnya. Sejarahwan terkenal,
T.N. Colebrook, pernah menyatakan, "Dibandingkan dengan para ilmuwan
Eropa, Kanad dan ilmuwan - ilmuwan India lainnya adalah para pakar
global dalam bidangnya."
NAGARJUNA (100 M)
SANG MASTER KIMIA
Terlahit di desa bernama Baluka, Madhya Pradesh, dia mendedikasikan
waktunya untuk melakukan penelitian selama 12 tahun, hingga menghasilkan
penemuan - penemuan luar biasa di bidang kimia dan metalurgi. Mahakarya
tertulis seperti "Ras Ratnakar," "Rashrudaya" dan "Rasendramangal"
adalah kontribusi fenomenalnya di bidang sains kimia. Saat alkemis
Inggris gagal dalam eksperimennya, Nagarjuna telah menemukan proses
kimia mentrasmutasi besi menjadi emas. Selain dikenal sebagai pengarang
buku - buku kedokteran seperti "Arogyamanjari" dan "Yogasar," dia juga
memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap pengobatan
kuratif. Karena kejeniusan dan ke"mahabisaan"nya ini, dia krmudian
dipercayakan menjadi Penasehat di universitas terkenal, University of
Nalanda, dan sampai saat ini masih tetap mengundang decak kagum ilmuwan
modern.
ACHARYA CHARAKA (600 BCE)
BAPAK KEDOKTERAN
Acharya Charaka telah dinobatkan sebagai Bapak Pengobatan. Karyanya yang
termasyur, "Charaka Samhita", dianggap sebagai ensiklopedinya Ayurveda.
Prinsip, diagnosis,dan penyembuhannya masih relevan karena mengandung
kebenaran ilmiah, bahkan setelah beratus - ratus tahun lamanya
berselang. Ketika sains anatomi dibingungkan oleh berbagai teori di
Eropa, Acharya Charaka menyingkap tabir melalui kejeniusannya yang tak
tertandingi itu fakta - fakta tentang anatomi manusia, embriologi,
farmakologi, sirkulasi darah dan berbagai macam penyakit, seperti
diabetes, tuberkulosis, penyakit jantung, dan lain - lain.
Dalam "Charaka Samhita" dia telah menjelaskan kualitas medis serta
fungsi dari 100.000 tanaman herbal. Dia telah pula menekankan pengaruh
diet dan aktivitas terhadap pikiran dan tubuh. Dia telah membuktikan
korelasi antara spiritualitas dan kesehatan fisik yang dikontribusikan
luas melalui diagnosis dan sains kuratif. Dia juga mengusulkan kode etis
bagi para praktisi pengobatan, dua abad sebelum dikumandangkannya
sumpah Hippokrates di bidang kedokteran. Melalui kejeniusan dan
intuisinya, Acharya Charak memberikan sudut - pandang yang sangat
menyeluruh bagi pembelajaran Ayurweda. Dia selamanya dikenang dalam
sejarah sebagai salah satu rsi-ilmuwan yang terbaik dan terhormat.
VARAHAMIHIRA (499-587 CE)
AHLI ASTROLOGI DAN ASTRONOMERA TERKENAL
Warahamihira adalah ahli astrologi dan astronomi yang merupakan salah
satu dari sembilan permata Raja Vikramaditya di Avanti (Ujjain). Buku
Warahamihira berjudul "Pancha Siddhanta" mendapatkan tempat yang sangat
terhormat di bidang astronomi. Dia mencatat bahwa bulan dan planet -
planet bersinar bukan atas sinarnya sendiri, melainkan karena
memantulkan cahaya matahari. Dalam bukunya yang lain, :"Bhurad Samhita"
dan "Bhurad Jatak," beliau menyingkap tabir cabang ilmu alam, seperti
geografi, konstelasi, sains, botani dan ilmu hewan. Dalam risalahnya
tentang botani, Varahamihira menyajikan penyembuhan atas berbagai macam
penyakit yang sering dialami oleh tanaman. Rsi- ilmuwan masih tetap
eksis melalui kontribusinya yang unik bagi sains astrologi dan
astronomi.
ACHARYA PATANJALI (200 SM)
BAPAK YOGA
Sains Yoga adalah salah satu dari sekian banyak kontribusi India bagi
dunia. Hakekat Yoga adalah pencarian Kenyataan Sejati melalui latihan
yang berkesinambungan. Acharya Patanjali, sang penemu, terlahir di Gonda
(Gonara), Uttar Pradesh. Beliau mengembangkan metode pengaturan prana
(nafas hidup) sebagai sarana mengendalikan badan, pikiran dan jiwa. Hal
ini memberi manfaat yang melimpah juga bagi kesehatan dan kebahagiaan di
dalam diri. ke-84 posisi yoga Patanjali dengan efektif meningkatkan
efisiensi sistem pernafasan, sirkulasi darah, sistem saraf, pencernaan ,
sistem endokrin dan banyak organ lainnya di dalam tubuh. Yoga memiliki
delapan tahapan dimana Acharya Patanjali menunjukkan cara mencapai
rahmat Tuhan yang tertinggi melalui disiplin yama, niyama, asana,
pranayama, pratyahara, dhyana dan dharana. Sains Yoga telah meraih
popularitas karena pendekatan dan manfatnya yang ilmiah. Yoga juga
menempati tempat terhormat sebagai salah satu dari enam sistem filosofi
di India. Acharya P
atanjali akan selamanya diingat dan dikenal sebagai seorang perintis
dalam bidang ilmu tentang disiplin - diri, kebahagiaan sejati dan
kesadaran - diri.
ACHARYA BHARADWAJA (800 SM)
PERINTIS TEKNOLOGI PENERBANGAN
Acharya Bharadwaja melewatkan masa hidupnya di kota bernama Prayaga dan
merupakan penggubah Ayurweda dan fisika mekanik. Beliau mengarang kitab
"Yantra Sarvasva" yang telah menyertakan juga penemuan luar biasa
tentang ilmu penerbangan, ilmu ruang angkasa dan mesin terbang. Beliau
telah menjelaskan tiga kategori mesin terbang:
1) Mesin terbang yang terbang di bumi dari satu tempat ke tempat lainnya.
2) Mesin terbang yang melintasi satu planet ke planet lainnya.
3) dan mesin terbang yang melintasi satu alam semesta ke alam semesta lainnya.
Beliau mendesain dan mendeskripsikan sesuatu yang bahkan hingga pada
masa sekarang pun masih tetap mencengangkan dunia penerbangan.
Kecemerlangannya dalam bidang teknologi penerbangan tercermin dari
teknik yang dijelaskan oleh beliau:
1.) Rahasia Tertinggi: Teknik untuk membuat mesin terbang agar tidak terlihat dengan penerapan hukum cahaya matahari dan udara.
2.) Rahasia Kehidupan: Teknik untuk membuat mesin angkasa menjadi terlihat melalui penerapan hukum listrik.
3.) Rahasia Spionase: Teknik rahasia untuk mendengarkan percakapan di pesawat lain.
4.) Rahasia Visual: Teknik untuk melihat apa yang terjadi di pesawat lain.
Melalui penemuan yang inovatif dan brilian ini, Acharya Bharadwaja telah dikenal sebagai perintis teknologi penrbangan.
ACHARYA KAPILA (3000 SM)
BAPAK KOSMOLOGI
Dikenal sebagai pendiri filsafat Sankya, Acarya Kapila dipercaya lahir
pada tahun 3000 SM dari hasil perkawinan orang suci Kardama dan Devhuti.
Beliau mempersembahkan kepada dunia apa yang dikenal dengan nama
Sekolah Pikiran Sankhya. Karyanya memberikan pencerahan dalam bidang
prinsip - prinsip Jiwa Tertinggi (Purusha). Materi mula (Prakrti) dan
penciptaan.
Konsepnya tentng transformasi energi dan penjabarannya yang luar biasa
tentang atma, anatma dan elemen halus dari kosmos menempatkan beliau ke
dalam posisi kelas elit Sang Master - tiada tertandingi oleh ahli
kosmologi manapun. Dalam penjabarannya, Prakrti terinspirasi oleh
Purusha, sehingga dikatakanlah bahwa Prakrti adalah ibu dari penciptaan
kosmis dan sumber dari segala energi. Layaklah kiranya bila dikatakan
bahwa Acarya Kapila mengkontribusikan babak baru bagi dunia kosmologi.
Karena observasi beliau yang ekstrasensorik dan penyingkapan tabir
rahasia penciptaan ini, beliau dikenal dan diberi penghargaan sebagai
Bapak Kosmologi.